_Jauh_
Goresan
luka itu semakin mendalam
Tetesan-tetesan
nanah hiasi peluhnya jasad
Timbul
borok-borok kecil berbau busuk
Bau
yang terbuat dari kata-kata kemunafikkan dan harapan kosong
Begitu
indahkah hingga semua tak terjamah?
Imajinasi
layaknya ilusi basi
Luka,
lagi-lagi luka atau aku tak pernah peka??
Denting
waktu tangisi dirinya sendiri
Kenapa
ia berdiri yang membuatnya dikebiri??
Kenapa
ia berada ditempat pemilik gada??
Dan
kenapa ia membuat tambak jika membuat dirinya tertembak???
Niatnya
mencari rusuk,, yang terjadi kembali tertusuk-tusuk
Aku
bagai paku yang selalu kaku walau dihantam jutaan kali palu
Tak
jauh seperti pintu,, yang dibuka lalu ditutup rapat dan dibiarkan berkarat
Mengejar
sinar yang berpijar buatku tersesat dan terdampar
Jauh,,
jauh,, jauh!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar