_mimpi_
Ketika ingin tak sesuai harap..
Saat semua telah tergarap.
Setelah lewati hambatan hingga tubuh terengap-engap
Semua hilang dalam sekejap,,
Namun diri ini hanya bisa berharap
Semoga mimpi itu belum lenyap
Walau kita tertidur lelap…
Rahmat Herlikas
_jejakmu_
Kau tempuh jarak yang jauh
Saat tubuh mulai runtuh
Semangat berkibar raga menggelegar
Meski tubuh harus terbakar..
Hari-hari kau lewati tanpa henti,
Tanpa lelah tanpa jengah
Meski tubuh terengah-engah..
Tak perduli dengan keadaan ini
Karena semua takkan terhenti
Meski tubuh harus mati..
Rahmat Herlikas
_juang sendiri_
Termenung dalam heningnya malam
Sendiri terdiam dihempas angin kencang
Tubuh gemetar merasuk ke dalam
Menatap esok hari menanti datangnya siang menderang,,
Kehangatan yang dinanti tak kunjung mendekat
Apalagi melekat,,
Tetap usaha dan semangat
Tuk hasil yang didapat…
Rahmat Herlikas
_rasa_
Entah rasa apa yang ku rasa
Kadang ku berpikir apakah ku bisa
Bantulah diri ini yang tak kuasa
Jangan biarkan ku terpuruk dalam putus asa
Aku tahu ini rasa yang tak biasa
Dan aku hanyalah manusia yang tak mungkin luput dari dosa,,
Tapi ku kan usaha tuk menjadi bisa
Hingga diantara kita ada sebuah rasa…
Rahmat Herlikas
_seribu tanya_
Tersadar dari alam mimpi
Mata terbuka pikir menerka
Hati bertanya jantung berdebar
Seribu tanya merasuki jiwa
Jutaan imajinasi sebuah harapan basi
Serta angan yang kan terbang
Coba mengulang untuk mengenang
Seribu tanya tak kembali
Sesaat sadar kembali bertanya
Semakin dipikir semakin sukar
Bunga tidur tak kunjung mekar
Seribu tanya tak terjawab…
Rahmat Herlikas
_semua kalah_
Mentari pagi yang cerah mulai merekah
Semua bersiap untuk melangkah
Menuju tempat yang paling indah
Tanpa mengenal rasa lelah
Semua kalah.
Gembira di hati semakin membuncah
Saat hari semakin cerah
Walau tubuh harus gerah
Jengah, lelah, parah
Semua kalah..
Waktu berputar seakan pecah
Dari searah hingga lawan arah
Raga ini takkan menyerah
Hingga nanah mendekati tanah
Semua kalah!! semua kalah…
Rahmat Herlikas
Tanpamu ku tak ada
Tanpamu ku kan jatuh
Semangatmu buat ku hidup
Semangatmu buat ku berarti.
Ragamu tak kenal lelah
Ragamu rela mati untukku
Tanganmu selalu merawatku
Tanganmu selalu membimbingku..
Kau wanita sempurna
Usahamu bukanlah fana
Kau wanita hebat
Hingga kau menjelang wafat…
Rahmat Herlikas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar